Panduan Admin u/ Aplikasi HR

Semua yang Anda Butuhkan untuk Memulai dan Mengelola SDM dengan Mudah

Registrasi Akun

Registrasi Akun

Alur Registrasi Admin

Untuk menggunakan Aplikasi HR, Anda perlu melakukan registrasi atau pendafataran terlebih dahulu. Ketika melakukan pendaftaran di Aplikasi HR, Anda berarti mendaftarkan diri sebagai admin/pemilik perusahaan. Untuk mendaftarkan karyawan, Anda bisa melakukannya di dalam aplikasi setelah berhasil terdaftar sebagai admin. Fitur yang Anda dapatkan sesuai dengan paket yang dipilih ketika pendaftaran. Alur nya kurang lebih seperti pada diagram berikut:

flowchart-admin-reg.png

Registrasi Akun

Proses Registrasi

Untuk menggunakan Aplikasi HR, Anda perlu melakukan registrasi atau pendafataran terlebih dahulu. Ketika melakukan pendaftaran di Aplikasi HR, Anda berarti mendaftarkan diri sebagai admin/pemilik perusahaan. Untuk mendaftarkan karyawan, Anda bisa melakukannya di dalam aplikasi setelah berhasil terdaftar sebagai admin. Fitur yang Anda dapatkan sesuai dengan paket yang dipilih ketika pendaftaran.

Registrasi Akun

Login Akun

Setelah berhasil melakukan registrasi atau pendaftaran di Aplikasi HR, Anda telah terdaftar sebagai admin/pemilik perusahaan. Proses ini berarti Anda siap untuk mengelola operasional HR perusahaan Anda. Untuk mendaftarkan karyawan dan mengakses fitur-fitur lainnya, Anda perlu masuk ke dalam aplikasi terlebih dahulu. Fitur yang Anda dapatkan akan disesuaikan dengan paket yang Anda pilih saat pendaftaran. 

Proses Login

  1. Pada halaman yang terbuka, Anda akan melihat formulir login.

  2. Masukkan Email yang Anda gunakan saat mendaftar.

  3. Masukkan Kata Sandi akun Anda.

  4. Klik tombol "Login" atau "Masuk".

image.png

Jika Anda mengalami kesulitan masuk atau lupa kata sandi, cari opsi "Lupa Kata Sandi" atau hubungi tim dukungan Aplikasi HR.

Registrasi Akun

Tampilan Dasbor

Setelah berhasil login, Anda akan disambut dengan Dasbor Utama. Halaman ini dirancang untuk memberikan Anda gambaran umum yang cepat dan akses mudah ke informasi serta tugas-tugas penting.

Pada Dasbor, Anda akan melihat elemen-elemen berikut:

Dasbor ini berfungsi sebagai ringkasan aktivitas HR Anda, memungkinkan Anda untuk dengan cepat memantau status karyawan, permintaan cuti/izin, dan hari-hari penting.

Pengelolaan Perusahaan


Pengelolaan Perusahaan

Alur Manajemen Perusahaan

Setelah admin terdaftar, maka yang selanjutnya harus dilakukan oleh admin yaitu konfigurasi data perusahaan. Step ini sangat penting untuk proses berikutnya seperti registrasi karyawan, dst. Alur/flow nya kurang lebih seperti pada diagram berikut:

flowchart-company-config.png

Pengelolaan Perusahaan

Manajemen Organisasi

Pada menu ini admin dapat menambahkan struktur organisasi yang ada dalam perusahaan, admin juga dapat meng-assign karyawan atau deployee siapa saja yang akan ditambahkan ke dalam organisasi tersebut.

  1. Login ke aplikasi web admin
  2. Pilih menu Company -> Organization

    image.png

  3. Tampilan akan seperti ini, admin mengisi semua text box yang dibutuhkan. Admin juga dapat meng-assign siapa saja karyawan yang akan berada pada organisasi tersebut. 

    image.png

  4. Admin juga dapat melakukan pengeditan pada organisasi yang sudah tersedia jika dirasa perlu ada perubahan pada organisasi tersebut.

    image.png

  5. kemudian klik submit untuk menyimpan organisasi.
Pengelolaan Perusahaan

Satellite Office

Admin dapat menambahkan lokasi client (misalnya kantor/gedung/koordinat) ke dalam sistem. Saat ada meeting, karyawan dapat melakukan check-in melalui aplikasi hanya jika berada di lokasi yang telah ditentukan oleh admin.

  1. Login ke aplikasi web admin
  2. Pilih menu Company > Satellite Office

    image.png

  3. Tampilannya akan seperti ini, klik Add Satellite Office untuk menambahkan posisi client. 

    image.png

  4. Halaman akan seperti ini

    image.png

  5. Admin mengisi semua text box yang dibutuhkan, lalu klik button Simpan, dan lokasi client berhasil di simpan pada aplikasi.

Pengelolaan Perusahaan

Project

Modul "Project" memungkinkan administrator untuk mendefinisikan dan mengelola daftar proyek yang sedang berjalan di perusahaan. Karyawan kemudian dapat ditugaskan ke proyek-proyek ini, yang berguna untuk pelacakan waktu, alokasi sumber daya, dan pelaporan proyek.

Untuk mengakses modul ini: Navigasi melalui menu samping: Company > Project.

Pada tampilan modul "Project", Anda akan menemukan:

  1. Kotak Pencarian Proyek (Search project...): Untuk mencari proyek spesifik.

  2. Tombol + add project (Tambah Proyek): Untuk menambahkan proyek baru. Anda akan diminta untuk mengisi detail proyek.

  3. Tabel Daftar Proyek:

    • Menampilkan PROJECT ID (ID Proyek), PROJECT NAME (Nama Proyek), START DATE - END DATE (Tanggal Mulai - Tanggal Berakhir), STATUS proyek (misalnya, New, On Hold, Running), dan AKSI (Actions).

    • Kolom AKSI berisi ikon seperti Edit (Pensil), Link (untuk tautan ke sesuatu), dan Hapus (Tong Sampah).

Pentingnya Pengelolaan Proyek: Pencatatan proyek membantu dalam alokasi waktu karyawan, pelacakan kemajuan, dan pelaporan biaya terkait proyek.Screenshot 2025-07-03 163514.png

Pengelolaan Perusahaan

Employee Status

Modul "Employee Status" memungkinkan Anda untuk mendefinisikan dan mengelola berbagai status pekerjaan karyawan yang ada di perusahaan (misalnya, Karyawan Tetap, Kontrak, Magang, Freelance, Berhenti, Outsourcing).

Untuk mengakses modul ini: Navigasi melalui menu samping: Company > Employee Status.

Pada tampilan modul "Employee Status", Anda akan menemukan:

  1. Tombol + add status (Tambah Status): Untuk menambahkan status karyawan baru.

  2. Tabel Daftar Status Karyawan:

    • Menampilkan NAME EMPLOYEE STATUS (Nama Status Karyawan) dan AKSI (Actions).

    • Kolom AKSI berisi ikon Edit (Pensil) dan Hapus.

Pentingnya Status Karyawan: Status karyawan yang jelas penting untuk pengelolaan data HR, kebijakan cuti, penggajian, dan kepatuhan regulasi.Screenshot 2025-07-03 163524.png

Pengelolaan Perusahaan

Mengelola Struktur Organisasi

Fitur "Organization Structure" di PeopleHub memungkinkan administrator untuk membuat, mengelola, dan menetapkan hierarki organisasi serta menugaskan karyawan ke unit-unit organisasi tersebut.

1. Mengakses Halaman Struktur Organisasi
2. Memahami Tampilan Halaman Struktur Organisasi

Halaman ini terbagi menjadi beberapa bagian utama:

image.png

3. Membuat Unit Organisasi Baru

image.png

4. Mengubah Unit Organisasi yang Ada

image.png

5. Menghapus Unit Organisasi

image.png

6. Menugaskan/Melepaskan Karyawan dari Organisasi
Pengelolaan Perusahaan

Mengelola Jabatan (Job Position)

Fitur "Job Position" memungkinkan administrator untuk membuat, mengelola, dan menetapkan daftar jabatan yang ada di perusahaan, serta menentukan hierarki antar jabatan.

1. Mengakses Halaman Daftar Jabatan
2. Memahami Tampilan Halaman Daftar Jabatan

Halaman ini menampilkan tabel yang berisi daftar semua jabatan yang sudah terdaftar dalam sistem:

Screenshot 2025-07-15 163504.png

3. Menambah Jabatan Baru

123.png


4. Mengubah Jabatan yang Ada

edit job pos.png

5. Menghapus Jabatan
Pengelolaan Perusahaan

Mengelola Tingkat Jabatan

Fitur "Job Level" memungkinkan administrator untuk mendefinisikan dan mengelola berbagai tingkatan atau level jabatan dalam struktur perusahaan Anda (misalnya, Staff, Senior, Manager, Direktur, dll.).

1. Mengakses Halaman Daftar Tingkat Jabatan
2. Memahami Tampilan Halaman Daftar Tingkat Jabatan

Halaman ini menampilkan tabel yang berisi daftar semua tingkat jabatan yang sudah terdaftar dalam sistem:

3. Menambah Tingkat Jabatan Baru

baru 1.png

4. Mengubah Tingkat Jabatan yang Ada

baru 2.png

5. Menghapus Tingkat Jabatan

baru 3.png

Pengelolaan Perusahaan

Manajemen Grade & Class


Fitur "Grade & Class" memungkinkan administrator untuk mendefinisikan dan mengelola sistem tingkatan (grade) dan sub-kategori (kelas) karyawan dalam struktur perusahaan Anda. Ini memungkinkan klasifikasi yang lebih granular di bawah setiap grade.

1. Mengakses Halaman Grade & Kelas

2. Tab "Grade"

Tab ini digunakan untuk mengelola daftar tingkatan atau "grade" karyawan (misalnya, A, B, C, D, dst.).

2.2.1 Memahami Tampilan Halaman "Grade"

Halaman ini menampilkan tabel "List Grade" yang berisi daftar semua grade yang sudah terdaftar:

2.2.2 Menambah Grade Baru
2.2.3 Mengubah Grade yang Ada
2.2.4 Menghapus Grade

3. Tab "Class"

Tab ini digunakan untuk mengelola sub-kategori atau "kelas" di bawah setiap grade yang ada (misalnya, untuk Grade A, bisa ada Kelas A1, A2, A3).

3.1 Memahami Tampilan Halaman "Class"
3.2 Menambah Kelas Baru
3.3 Mengubah Kelas yang Ada
3.4 Menghapus Kelas
Pengelolaan Perusahaan

Approval

Pada menu ini admin membuat beberapa Approval Configuration, dengan cara:

  1. Login pada web admin
  2. Klik Company -> Approval 

    image.png

  3. Tampilan akan seperti di bawah ini

    image.png

  4. Kemudian lakukan pengeditan pada salah satu approval
  5. Klik Edit dan tampilan akan seperti berikut ini

    image.png

  6. Admin dapat membuat atau menambahkan konfigurasi baru dengan klik "+ Add New"
  7. Tampilan akan seperti di bawah

    image.png

  8. Admin dapat memilih target siapa saja yang akan di set pada konfigurasi ini

    image.png

  9. Admin juga dapat membuat rules untuk konfigurasi 

    image.png

  10. Setelah semua di set klik simpan kemudian konfigurasi approval akan terset, hal yang sama juga dapat dilakukan pada jenis approval lainnya.

Konfigurasi Lembur

 

  1. Login ke aplikasi web admin
  2. Pilih menu Time Management > Overtime
    image.png
  3. Akan tampil daftar konfigurasi / kebjikan lembur yang ada di perusahaan tersebut atau list kosong jika belum ada
    image.png
  4. Klik Add New untuk membuat konfigurasi baru
  5. Akan tampil halaman seperi iniimage.png
    1. Target berisi pilihan karyawan, divisi, atau cabang ataupun bagian lainnya di perusahaan yang akan menerima  kebijakan ini
    2. Value akan menyesuaikan dengan Target. Contoh jika Target diisi Branch, maka Value akan berisi pilihan cabang yang ada di perusahaan tersebut. Jika diisi Job Posision, maka Value akan berisi pilihan posisi pekerjaan yang ada di perusahaan tersebut.
    3.  
  6. Klik Icon Pencil untuk mengedit konfigurasi

Manajemen Approval Request

Aplikasi HR menyediakan berbagai fitur bagi karyawan untuk mengajukan permintaan secara mandiri (Employee Self-Service). Sebagai administrator, Anda bertanggung jawab untuk meninjau dan mengelola permintaan ini. Penting untuk diketahui bahwa setiap permintaan yang diajukan karyawan akan memerlukan proses persetujuan (approval).

Manajemen Approval Request

Alur Persetujuan Perizinan


flowchart-approval-permit.png

Flowchart ini menggambarkan proses persetujuan izin, yang melibatkan dua pihak utama: Requester dan Approver(s).

Bagian Requester:

  1. Start: Proses dimulai.

  2. Mengirim permohonan: Requester mengajukan permohonan izin.

  3. (Sistem) mengirim notif ke approver terkait: Setelah permohonan dikirim, sistem secara otomatis mengirimkan notifikasi kepada approver yang bersangkutan.

  4. Ingin membatalkan?: Requester memiliki opsi untuk membatalkan permohonan.

    • Status belum selesai? (selesai, dibatalkan, ditolak): Sistem memeriksa status permohonan.

      • Ya (belum selesai):

        • Batalkan: Requester memutuskan untuk membatalkan.

        • (Sistem) update status "Dibatalkan": Sistem memperbarui status permohonan menjadi "Dibatalkan".

        • Stop: Proses berakhir.

      • Tidak (sudah selesai, dibatalkan, atau ditolak):

        • Tidak bisa dibatalkan: Permohonan tidak dapat dibatalkan jika statusnya sudah final.

  5. Memperbaharui permohonan: Requester dapat memperbaharui permohonan. Jalur ini akan diambil jika permohonan dikembalikan oleh approver.

Bagian Approver(s):

  1. Approver ke-n memproses permohonan: Approver yang menerima notifikasi akan memproses permohonan.

  2. Aksi: Approver memiliki dua pilihan aksi:

    • Tolak:

      • Kembalikan?: Approver memiliki opsi untuk mengembalikan permohonan kepada Requester untuk diperbaiki/direvisi, bukan langsung menolaknya secara final.

        • Ya (Kembalikan):

          • Update Status "Dikembalikan": Sistem memperbarui status menjadi "Dikembalikan".

          • (Sistem) mengirim notif ke requester: Sistem memberitahu requester bahwa permohonan dikembalikan. Requester kemudian dapat "Memperbaharui permohonan".

        • Tidak (Tolak secara final):

          • (Sistem) update status "Ditolak": Sistem memperbarui status permohonan menjadi "Ditolak".

          • Stop: Proses berakhir.

    • Setujui:

      • (Sistem) update status "Disetujui" tapi belum Selesai: Sistem memperbarui status menjadi "Disetujui" namun menandakan bahwa proses persetujuan mungkin belum final (jika ada approver berikutnya).

      • Masih ada approver selanjutnya?: Sistem memeriksa apakah ada approver lain yang harus menyetujui permohonan ini (misalnya, persetujuan berjenjang).

        • Ya:

          • (Sistem) mengirim notif ke approver selanjutnya: Sistem mengirimkan notifikasi kepada approver berikutnya. Proses kembali ke "Approver ke-n memproses permohonan" untuk approver selanjutnya.

        • Tidak: (Semua approver sudah menyetujui)

          • (Sistem) update status "Selesai": Sistem memperbarui status permohonan menjadi "Selesai" (fully approved).

          • (Sistem) mengirim notif ke requester: Sistem mengirimkan notifikasi kepada requester bahwa permohonan telah disetujui sepenuhnya.

          • Stop: Proses berakhir.

Manajemen Approval Request

Jenis Permintaan

Jenis-Jenis Permintaan yang Dapat Diajukan Karyawan:

Berikut adalah daftar jenis permintaan yang dapat diajukan oleh karyawan melalui Aplikasi HR, yang kemudian akan masuk ke alur persetujuan Anda sebagai admin:

  1. Foto: Permintaan untuk mengubah atau memperbarui foto profil karyawan.

  2. Cuti: Permohonan cuti karyawan, termasuk detail jenis cuti dan durasi. Administrator perlu memeriksa kuota cuti yang tersedia sebelum menyetujui.

  3. Lembur: Permohonan untuk mencatat waktu kerja tambahan atau pengajuan lembur.

  4. SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas): Pengajuan perjalanan dinas resmi oleh karyawan, termasuk detail tujuan, durasi, dan tujuan perjalanan.

  5. Perubahan Shift: Permohonan untuk mengubah jadwal atau lokasi kerja (shift) karyawan.

  6. Reimbursement: Pengajuan penggantian biaya yang telah dikeluarkan karyawan terkait operasional atau tugas perusahaan.

  7. Izin: Pengajuan izin sementara dalam waktu kerja (misalnya izin keluar kantor, izin tidak masuk kerja karena urusan pribadi yang bukan cuti sakit/tahunan).

  8. Cash Advance: Permohonan untuk mendapatkan uang muka atau kebutuhan biaya operasional.

  9. Attendance Request: Pengajuan terkait koreksi atau penyesuaian data kehadiran (misalnya, jika lupa check-in/out atau ada masalah teknis).

Sebagai administrator, Anda akan mengakses permintaan-permintaan ini melalui modul terkait di dasbor Anda (misalnya, "Time Management" untuk Cuti/Lembur/Izin/SPPD/Perubahan Shift/Attendance Request, dan "Finance" untuk Reimbursement/Cash Advance) untuk melakukan tindakan persetujuan atau penolakan.

Umumnya, ketika karyawan mengajukan sebuah permintaan, notifikasi awal terkait persetujuan dapat dikirimkan melalui email kepada pihak yang berwenang untuk persetujuan pertama (misalnya, manajer langsung). Setelah persetujuan awal, atau secara langsung, permintaan tersebut akan masuk ke dasbor atau modul terkait di akun administrator untuk ditinjau dan ditindaklanjuti.

Manajemen Approval Request

Alur Persetujuan Overtime

 

flowchart-approval-permit.png

Flowchart ini menggambarkan proses persetujuan lembur (Overtime Approval), yang juga melibatkan Requester dan Approver(s). Secara umum, alur ini sangat mirip dengan "SPPD Approval" dengan satu perbedaan kunci pada bagian aksi "Tolak" oleh Approver.

Bagian Requester: (Sama persis dengan SPPD Approval)

  1. Start

  2. Mengirim permohonan

  3. (Sistem) mengirim notif ke approver terkait

  4. Ingin membatalkan?

    • Status belum selesai? (selesai, dibatalkan, ditolak):

      • Ya:

        • Batalkan

        • (Sistem) update status "Dibatalkan"

        • Stop

      • Tidak:

        • Tidak bisa dibatalkan

  5. Memperbaharui permohonan: (Ini adalah jalur yang akan diambil jika permohonan dikembalikan oleh approver)

Bagian Approver(s):

  1. Approver ke-n memproses permohonan: Approver yang menerima notifikasi akan memproses permohonan.

  2. Aksi: Approver memiliki dua pilihan aksi:

    • Tolak:

      • Kembalikan?: Ini adalah perbedaan utama dari flowchart SPPD. Di sini, Approver memiliki opsi untuk mengembalikan permohonan kepada Requester untuk diperbaiki/direvisi, bukan langsung menolaknya secara final.

        • Ya (Kembalikan):

          • Update Status "Dikembalikan": Sistem memperbarui status menjadi "Dikembalikan".

          • (Sistem) mengirim notif ke requester: Sistem memberitahu requester bahwa permohonan dikembalikan. Requester kemudian dapat "Memperbaharui permohonan".

        • Tidak (Tolak secara final):

          • (Sistem) update status "Ditolak": Sistem memperbarui status menjadi "Ditolak".

          • Stop: Proses berakhir.

    • Setujui: (Sama persis dengan SPPD Approval)

      • (Sistem) update status "Disetujui" tapi belum Selesai

      • Masih ada approver selanjutnya?:

        • Ya:

          • (Sistem) mengirim notif ke approver selanjutnya

        • Tidak:

          • (Sistem) update status "Selesai"

          • (Sistem) mengirim notif ke requester

          • Stop

Manajemen Approval Request

Alur Persetujuan SPPD

flowchart-approval-permit (1).png

Flowchart ini menggambarkan proses persetujuan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), yang melibatkan dua pihak utama: Requester dan Approver(s).

Bagian Requester:

  1. Start: Proses dimulai.

  2. Mengirim permohonan: Requester mengajukan permohonan SPPD.

  3. (Sistem) mengirim notif ke approver terkait: Setelah permohonan dikirim, sistem secara otomatis mengirimkan notifikasi kepada approver yang bersangkutan.

  4. Ingin membatalkan?: Requester memiliki opsi untuk membatalkan permohonan.

    • Status belum selesai? (selesai, dibatalkan, ditolak): Sistem memeriksa status permohonan.

      • Ya (belum selesai):

        • Batalkan: Requester memutuskan untuk membatalkan.

        • (Sistem) update status "Dibatalkan": Sistem memperbarui status permohonan menjadi "Dibatalkan".

        • Stop: Proses berakhir.

      • Tidak (sudah selesai, dibatalkan, atau ditolak):

        • Tidak bisa dibatalkan: Permohonan tidak dapat dibatalkan jika statusnya sudah final.

  5. Memperbaharui permohonan: Requester dapat memperbaharui permohonan. (Alur ini kemungkinan terjadi jika permohonan ditolak atau ada instruksi untuk revisi, meskipun tidak secara eksplisit ditunjukkan dari jalur "Tolak" Approver).

Bagian Approver(s):

  1. Approver ke-n memproses permohonan: Approver yang menerima notifikasi akan memproses permohonan.

  2. Aksi: Approver memiliki dua pilihan aksi:

    • Tolak:

      • (Sistem) update status "Ditolak": Sistem memperbarui status permohonan menjadi "Ditolak".

      • Stop: Proses berakhir (untuk alur ini).

    • Setujui:

      • (Sistem) update status "Disetujui" tapi belum Selesai: Sistem memperbarui status menjadi "Disetujui" namun menandakan bahwa proses persetujuan mungkin belum final (jika ada approver berikutnya).

      • Masih ada approver selanjutnya?: Sistem memeriksa apakah ada approver lain yang harus menyetujui permohonan ini (misalnya, berjenjang).

        • Ya:

          • (Sistem) mengirim notif ke approver selanjutnya: Sistem mengirimkan notifikasi kepada approver berikutnya. Proses kembali ke "Approver ke-n memproses permohonan" untuk approver selanjutnya.

        • Tidak: (Semua approver sudah menyetujui)

          • (Sistem) update status "Selesai": Sistem memperbarui status permohonan menjadi "Selesai" (fully approved).

          • (Sistem) mengirim notif ke requester: Sistem mengirimkan notifikasi kepada requester bahwa permohonan telah disetujui sepenuhnya.

          • Stop: Proses berakhir.

Pengelolaan Pengguna (User)

Pengelolaan Pengguna (User)

List Pengguna Aplikasi HR

Modul "Pengguna" di dalam menu "Administrator" berfungsi untuk mengelola akun akses sistem Aplikasi HR. Ini mencakup baik akun karyawan maupun akun dengan peran administratif. Modul ini berbeda dengan "Manajemen Karyawan" yang berfokus pada data personal dan pekerjaan karyawan, karena "Pengguna" lebih khusus mengelola kredensial dan hak akses ke dalam platform.

Untuk mengakses modul ini: Navigasi melalui menu samping: Administrator > User.

Pada tampilan modul "Pengguna", Anda akan menemukan elemen-elemen berikut:

  1. Kotak Pencarian Pengguna (Search User):

    • Disediakan untuk mempermudah pencarian pengguna spesifik berdasarkan nama atau kriteria lainnya.search.png

  2. Tombol Aksi Cepat:

    • Add User (Tambah Pengguna): Digunakan untuk membuat akun pengguna baru di Aplikasi HR, baik untuk karyawan yang baru bergabung atau untuk administrator tambahan.

    • Download Template (Unduh Template): Tombol ini berfungsi untuk mengunduh berkas template (misalnya dalam format CSV atau Excel) yang dapat digunakan untuk mengunggah daftar pengguna dalam jumlah besar (bulk upload).dwnld.png

  3. Tabel Daftar Pengguna: Tabel ini menampilkan daftar pengguna yang terdaftar dalam sistem dengan detail berikut:

    • Employee Name (Nama Karyawan): Nama lengkap pengguna atau karyawan.

    • Branch (Cabang): Informasi cabang tempat pengguna/karyawan berafiliasi.

    • Organization (Organisasi): Unit atau departemen dalam struktur organisasi pengguna/karyawan.

    • Actions (Tindakan): Kolom ini berisi tombol aksi (ditandai dengan "...") yang saat diklik akan menampilkan opsi spesifik untuk pengguna tersebut:

      • View: Melihat detail lengkap dari profil dan informasi akun pengguna.

      • Edit: Mengubah data akun pengguna, informasi terkait, atau hak aksesnya.

      • Resign: Memproses status pengunduran diri karyawan/pengguna, yang mungkin akan mengubah status akunnya di sistem.

      • Delete: Menghapus akun pengguna dari sistem Aplikasi HR. Perhatian: Hapus akun sebaiknya dilakukan dengan hati-hati dan sesuai kebijakan perusahaan.table edit.png

Catatan Penting: Modul "Pengguna" ini memiliki keterkaitan erat dengan modul "Role" (Peran) yang juga berada di bawah menu "Administrator". Modul "Role" digunakan untuk mendefinisikan dan mengelola berbagai peran dengan set izin dan hak akses yang berbeda, yang kemudian akan diterapkan saat Anda membuat atau mengedit akun pengguna di modul ini. Pengelolaan pengguna yang tepat sangat krusial untuk menjaga keamanan data dan memastikan setiap pengguna memiliki akses yang sesuai dengan lingkup tanggung jawab mereka.

Pengelolaan Pengguna (User)

Job Position

Pada fitur ini admin dapat menambahkan posisi pekerjaan apa saja yang ada pada perusahaan.

  1. Login web sebagai admin.
  2. Klik menu Administrator > Role.

    image.png

  3. Halaman akan seperti ini, jika ingin menambahkan role atau posisi pekerjaan baru anda dapat klik Add New Role. 

    image.png

  4. Pada menu ini juga admin dapat melakukan edit pada setiap role, seperti karyawan siapa saja yang berada pada job posistion ini.

    image.png

     

    image.png

  5. Kemudian klik Submit untuk memperbarui posisi pekerjaan di dalam perusahaan.